Pengobatan Kanker Tulang

Hal pertama yang dilakukan dokter biasanya menanyakan sejarah medis yang komplit. Hasil interogasi ini akan memberikan dokter petunjuk-petunjuk pada diagnosis penderita. Beberapa tipe kanker sangatlah umum pada orang-orang jika mereka mempunyai anggota-anggota keluarga dekat yang telah mempunyai tipe kaker tersebut.

Langkah berikutnya adalah pemeriksaan fisik yang lengkap untuk menemukan penyebab dari gejala-gejala penyakit penderita. Dokter kemudian akan memesan beberapa hasil pencitraan sinar X sederhana. Selain itu, CT Scan juga dapat memberikan gambaran potongan melintang dari tulang-tulang Anda.

MRI (Magnetic Resonance Imaging) adalah tes lebih maju lainnya yang dapat pula menyediakan gambar potongan melintang dari tubuh penderita. MRI menyediakan rincian yang lebih baik dari jaringan-jaringan lunak, termasuk otot, tendon, ligament, saraf dan pembuluh darah.

Adapun pemindaian tulang adalah tes yang mengidentifikasi area-area dari tulang yang tumbuh atau berubah bentuk secara cepat. Pemindaian tulang sering diambil dari seluruh tubuh. Tes ini dilakuan untuk melihat area-area lain yang mungkin mengalami atau teridentifikasi kanker.

Jika suatu tumor sudah teridentifikasi, dokter akan menggunakan semua informasi dari sejarah dan pemeriksaan fisik bersama hasil studi laboratorium dan pencitraan untuk memasang suatu daftar dari kemungkinan penyebab-penyebabnya. Dokter juga mendapatkan contoh biopsy dari tumor. Biopsy dilakukan suatu jarum kecil atau suatu sayatan kecil.

Efek Samping dari Perawatan Kanker Tulang

Ada banyak metode yang berbeda-beda tersedia bagi dokter dalam merawat kanker tulang. Perawatan terbaik didasarkan pada tipe dari kanker tulang, lokasi kanker, berapa agresifnya kanker, dan apakah sudah atau belum suatu kanker menyerang jaringan-jaringan yang mengelilinginya atau yang berjauhan. Ada tiga tipe-tipe utama dari perawatan untuk kanker tulang : operasi, kemoterapi dan terapi radiasi. Perawatan ini dapat digunakan secara sendiri-sendiri atau digabungkan dengan lainnya.

1. Operasi

Operasi sering digunakan untuk merawat kanker tulang. Tujuannya adalah untuk mengangkat seluruh tumor dan lokasi yang mengelilinginya dari tulang-tulang yang normal. Setelah tumor diangkat, seorang ahli patologi mengujinya untuk menentukan apakah ada tulang normal yang sepenuhnya mengelilingi tumor. Jika suatu bagian kecil dari kanker ditinggalkan bagian itu dapat berlanjut tumbuh dan menyebar sehingga memerlukan perawatan lebih jauh.

Dulu, amputasi sering digunakan untuk mengangkat kanker tulang. Namun, kini teknik-teknik yang lebih baru sudah mampu mengurangi pilihan untuk amputasi. Dalam banyak kasus, tumor dapat diangkat dengan suatu lingkar dari tulang yang normal tanpa keperluan untuk amputasi. Ahli bedah akan menggantikan sesuatu pada lokasinya, tergantung jumlah tulang yang diangkat.

Untuk area-area yang lebih kecil, mungkin semen tulang atau suatu cangkok tulang dari tempat lain di tubuh penderita atau dari bank tulang akan dilakukan. Untuk area-area yang lebih besar, ahli bedah mungkin menempatkan cangkok-cangkok yang lebih besar dari bank tulang atau implant metal. Beberapa dari implant metal ini mempunyai kemampuan untuk memanjang ketika digunakan pada anak-anak yang sedang tumbuh.

Resiko utama yang terjadi ketika operasi menjadi pilihan dari perawatan adalah terjadinya infeksi, kekambuhan dari kanker, dan luka pada jaringan-jaringan yang mengelilinginya. Untuk mengangkat seluruh kanker dan mengurangi resiko kekambuhan, beberapa jaringan normal yang mengelilinginya harus juga diangkat. Pengangkatan ini tergantung pada lokasi dari kanker dan mungkin memerlukan pengangkatan yang lebih banyak, baik itu tulang yang terkena kanker, otot, syaraf-syaraf ataupun pembuluh-pembuluh darah.

Pengangkatan ini dapat menyebabkan kelemahan, kehilangan sensasi, dan resiko dari patah tulang atau patah tulang dari tulang yang tersisa. Penderita dapat dirujuk pada seorang ahli rehabilitasi untuk terapi fisik setelah operasi dilakukan untuk mencoba memperbaiki kekuatan dan fungsi tulang Anda.

2. Kemoterapi

Anda mungkin dirujuk pada seorang ahli kanker medis (oncologist) untuk kemoterapi. Cara ini merupakan penggunaan dari beragam obat-obatan yang berfungsi untuk menghentikan pertumbuhan dari sel-sel kanker. Kemoterapi dapat digunakan sebelum operasi untuk mencoba menyusutkan tumor tulang sehingga membuat operasi lebih mudah. Kemoterapi dapat juga digunakan setelah operasi untuk mencoba membunuh sel-sel kanker yang tersisa yang ditinggalkan setelah operasi.

Kemoterapi menggunakan obat-obat yang sangat kuat untuk mencoba membunuh sel-sel kanker. Sayangnya, beberapa sel-sel normal juga terbunuh dalam prosesnya. Obat-obat dirancang untuk membunuh sel-sel yang membelah atau tumbuh secara cepat. Sel-sel normal yang sering terpengaruh adalah rambut, sel-sel pembentukan darah, dan sel-sel pelapis system pencernaan.

Efek samping dari pilihan perawatan ini adalah mual dan muntah, kehilangan rambut, infeksi, dan kelelahan. Untungnya, efek samping ini biasanya hilang setelah kemoterapi selesai. Nutrisi yang baik adalah penting untuk tubuh penderita dalam rangka melawan kanker. Penderita mungkin dirujuk pada ahli nutrisi untuk membantu, terutama jika penderita mengalami mual dan kehilangan nafsu makan.

3. Terapi Radiasi

Penderita dapat juga dirujuk pada seorang ahli radiasi kanker untuk terapi radiasi. Terapi radiasi menggunakan sinar X berkekuatan tinggi yang ditujukan pada tempat dari kanker untuk mencoba membunuh sel-sel kanker. Perawatan ini diberikan dalam dosis-dosis kecil setiap hari melalui suatu periode waktu dari berhari-hari sampai berbulan-bulan. Efek samping utama dari terapi radiasi, termasuk kelelahan kehilangan nafsu makan, dan kerusakan pada kulit dan jaringan-jaringan lunak sekelilingnya. Terapi radiasi sebelumnya dapat juga meningkatkan resiko persoalan-persoalan luka dari operasi pada area yang sama

Cara Pemesanan Kapsul Keladi Tikus (Typhonium Flagelliforme)

Jual Kapsul Keladi Tikus Obat Herbal Tradisional Untuk Pengobatan Kanker, Tumor & Kista

Harga Keladi Tikus

Harga Keladi Tikus ( Typhonium Flagelliforme ) Obat Kanker Tulang

Harga Kapsul Keladi Tikus 1 Botol isi 60 kapsul = Rp.115.000,-

(Untuk Pemakaian 10-20 Hari)

Paket HEMAT Setiap Beli 3 Botol GRATIS 1 Botol

Harga Paket Hemat Keladi Tikus ( Typhonium Flagelliforme ) Obat Kanker Tulang

Paket HEMAT Setiap Beli 3 GRATIS 1 Total Rp.460.000 Jadi Rp.345.000

(Dapat 4 Botol dan Hemat Rp.115.000)

(Untuk Pemakaian 40-60 Hari)

Cara Pemesanan Cepat Kapsul Keladi Tikus:

SMS ke 0878-8856-6863, tuliskan : Pesan Kapsul Keladi Tikus, Jumlah Botol yang dipesan atau beli Paket Hemat 3botol gratis 1botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap


=====================================

>>> Keladi Tikus (Typhonium Flagelliforme) Membantu Menghambat Pertumbuhan Kanker/Tumor dan Memelihara Daya Tahan Tubuh, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Kanker Tulang and tagged , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Comments are closed.